Lampung Selatan

Cuaca Buruk Kini Sedang Melanda Perairan Lampung Selatan

LAMPUNG SELATAN, SumselNews.com – Buruk Cuaca yang Melanda Wilayah Perairan Lampung Selatan dalam beberapa hari terakhir membuat nelayan di pesisir pantai Kalianda enggan melaut.

Saipul (34) nelayan di Desa Maja, Kecamatan Kalianda mengatakan, sebagian besar nelayan di wilayah pesisir Kalianda tidak melaut karena hembusan angin yang kencang. Mereka lebih memilih melakukan aktivitas memperbaiki atau menyulam jaring yang rusak.

“Sudah sekitar sepekan terkahir ini saya bersama rekan-rekan enggan melaut. Apalagi kemarin hembusan angin dan gelombang terlalu kencang dan mengancam keselamatan kami saat mencari ikan di laut. Gelombang tinggi sekitar 3-4 meter ditengah laut,” kata dia, Senin (29/1/2018).

Meskipun ada beberapa nelayan yang tetap melaut, kata Saipul, mereka melaut tidak berani terlalu jauh dari bibir pantai guna mengantisipasi cuaca buruk yang bisa saja datang secara mendadak dan menghantam kapal mereka saat menangkap ikan.

“Ya, biasanya kalau hari biasa (cuaca normal, red) jarak jauh lumayan jauh dari bibir pantai. Tapi, kalau saat ini kami jelas tidak berani, kecuali kapal-kapal dengan ukuran lebih besar,” kata dia.

Hal senada diungkapkan, Supri (46). nalayan di TPI Deemaga Bom Kalianda. Dia mengatakan sebagian besar nelayan di Kalianda dan Rajabasa tidak berani melaut. Sebab, kondisi angin di tengah laut kencang. Dengan kondisi itu, nelayan memilih berdiam diri memperbaiki jaring dan sebagian berdiri dirumah.

Jika memaksakan diri melaut, bukan tak mungkin peralatan menangkap ikan, seperti jaring akan mudah rusak. Perahu mereka juga bakal terkoyak dihantam gelombang. Ya, untuk mengisi waktu, sebagian nelayan memilih memperbaiki jaring atau mesin perahu. Sedangkan, untuk memenuhi kebutuhan keluarga, kami terpaksa mengutang,” katanya.(Abdulah.A)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top