WAY KANAN

Paripurna Penyampaian Tiga Raperda Digedung Rapat Utama DPRD Way Kanan

 WAY KANAN LAMPUNG, SumselNews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di Gedung Rapat Utama DPRD pada, Selasa (6/2/2018).

Paripurna DPRD penyampaian Raperda tentang pinjaman daerah, pengangkatan dan pemberhentian kepala kampung serta Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) dipimpin Ketua DPRD kabupaten Way Kanan, Nikman Karim.

Dalam Paripurna dihadiri Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, Wakil Bupati Edward Antony. Serta turut Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Derah Saipul, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta 28 anggota dewan yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Adipati, menuturkan bahwasannya prioritas Pemerintah Kabupaten Way Kanan adalah pembangunan infrastruktur sebagaimana dimandatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Periode 2016–2021. Sebagai perwujudan amanat RPJMD kabupaten way kanan, maka berinisiatif untuk melakukan pinjaman daerah sebesar Rp100 miliar yang telah dianggarkan dalam APBD kabupaten way kanan tahun anggaran 2018. Dana pinjaman daerah tersebut akan dipergunakan untuk pembangunan sembilan ruas jalan dan dua jembatan,  yang merupakan prioritas daerah dalam rangka peningkatan aksesibilitas dan akselasi perekonomian di kabupaten way kanan.

Kesembilan ruas jalan tersebut adalah ruas jalan negeri besar-negara batin, ruas jalan banjit–kasui, ruas jalan simpang setia-simpang asam, ruas jalan negeri agung – gedung harapan dan ruas jalan negeri baru – simpang tiga. Serta ruas jalan Mesir Ilir-Gedung Harapan, ruas Kayu Batu-Sukarame-Gedung Batin, ruas Bandar Dalam batas lampung utara dan ruas simpang asam – bandar agung,” terangnya.

“Pinjaman tersebut juga akan dipakai untuk membangun jembatan way tahmi kecamatan rebang tangkas (Ruas Gunung Sari – Air Ringkih) dan jembatan Gantung Bumi Agung Cunar-Kampung Bumi Agung Kecamatan Bumi Agung.

Sumber dana pinjaman daerah yang akan dilakukan Pemkab Way Kanan adalah dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI), jelas Adipati, dikarenakan perusahaan tersebut merupakan perusahaan pembiayaan infrastruktur, yang sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan RI.

Pemerintah Kabupaten way kanan telah mengajukan surat penawaran untuk pengajuan pinjaman daerah dan telah memperoleh surat penawaran fasilitas pembiayaan. Pinjaman yang akan dilakukan Pemkab merupakan pinjaman jangka menegah karena melebihi jangka waktu satu tahun. Untuk melakukan pinjaman tersebut, sesuai dengan aturannya yakni berdasarkan ketentuan PP 30 Tahun 2011 pasal 15 ayat (3), perlu adanya persetujuan DPRD yang tertuang dalam peraturan daerah tentang pinjaman daerah,” ungkapnya.(Humas/Abdullah)
[18:25, 6/2/2018] Abdullah Lampung:

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top