Pringsewu

Kejari Pringsewu Menahan Kaur Pembangunan Pekon Parerejo

Photo: Kaur Pembangunan Pekon Parerejo Kecamatan Gadingrejo Pringsewu, tertunduk lesu saat akan dimasukkan ke mobil tahanan di Kejari Pringsewu, Rabu(14/2/2018)

PRINGSEWU, SUMSELNEWS.COM-Kaur Pembangunan Pekon Parerejo, Kecamatan Gadingrejo Pringsewu, Provinsi Lampung, Tampak tertunduk lemas saat akan dimasukkan ke mobil tahanan di Kejari Pringsewu.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pringsewu menahan Kaur Pembangunan Pekon Parerejo, Kecamatan Gadingrejo berinisial AM, Rabu (14/2/2018), sekitar pukul 14.30 Wib.

AM ditahan setelah dilakukan pemeriksaan sejak pagi di ruang Kasi Pidsus. Tersangka diduga menyalahgunakan dana pekon Rp350 juta dan dana desa (DD)  Rp631 juta, jadi total sebesar Rp982 juta. Kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.

Plt Kajari Pringsewu, Asep Suntana menambahkan dugaan korupsi yang dilakukan kepala pekon dan Kaur Pembangunan, yakni proses perencanaan dan penyusunan anggaran (RAP), dan mark-Up harga,” ungkapnya.

“Dalam pelaksanaan juga ditemukan ketidaksesuaian atau “fiktif”.Sedangkan dalam pertanggungjawabannya pun dibuat secara “fiktif”, sehingga tim penyidik Kejari Pringsewu menetapkan AM sebagai tersangka,” ujarnya.

“Kejaksaan akan menahan selama 20 hari kedepan, dan tersangka lain masih dalam penyidikan serta menungggu perhitungan kerugian dari BPKP,” ujarnya.

Kajari menegaskan tersangka AM mulai dilakukan penyidikan atas kasus bantuan dana pekon dan dana desa tahun 2016, dan mulai dilakukan penyidikan juli 2017. Dia menambahkan aktor utamanya yaitu¬†kepala pekon MUS, dan sudah masuk daftar pencarian orang (DPO),” tandanya.(*)

Iklan