Beranda Berita Desa Diduga Tak Sesuai Kriteria Teknis, Pihak PU Pringsewu Berikan  Keterangan Proyek Irigasi...

Diduga Tak Sesuai Kriteria Teknis, Pihak PU Pringsewu Berikan  Keterangan Proyek Irigasi Giri Tunggal

0

Diduga Tak Sesuai Kriteria Teknis, Pihak PU Pringsewu Berikan  Keterangan Proyek Irigasi Giri Tunggal


PRINGSEWU – Beredar pembicaraan hangat di kalangan masyarakat, Dinas PUPR Kabupaten Pringsewu memberikan keterangan terkait adanya temuan dugaan pelaksanaan proyek Irigasi Giri Tunggal yang tidak sesuai dengan RAB dan juknis oleh beberapa awak media yang menjadi cermin pembangunan pemerintahsaat ini.

Disampaikan oleh pihak Dinas PUPR Kabupaten Pringsewu bagian irigasi Yudi, bahwa tidak dibenarkan kepada pihak rekanan dalam pelaksanaan pembangunan yang tidak memenuhi kriteria teknis, seperti material batu untuk pandasi irigasi harus ditanam dan sistem adukan semen yang  harus sesuai yang ditentukan, juga papan informasi wajib untuk di pasang jelas di lokasi proyek.

Pihaknya juga mengatakan, akan melakukan pengawasan lebih lanjut terkait adanya dugaan temuan ini, agar kedepannya kualitas pembangunan yang sesuai dengan kriteria teknis.

“Ya tehnis untuk pandasi batu harus ditanam secara teknis harus sesuai, adukan semen pun harus sesuai mutu kualitas, kalau terjadi 12 berbanding 1 dipastikan kedepannya semen dan pasir akan susah untuk menyatu dengan mutu,” ujar nya saat dikonfirmasi awak media Jum’at 06/09/2019 dikantor Dinas PU Pringsewu.

Sementara itu, keraguan pihak PU terkait dugaan adukan semen dengan perbandingan 12 pasir per 1 sak Semen, dikatakan sendiri pekerjaan nya sendiri insial (XA) mengatakan sistem adukan ini sesuai perintah atasannya. ” Ya saya cuma pekerja mas, ya nurut saja,” ujarnya.

Sementara itu sebelumnya, disampaikan Rahmat selaku pengawas proyek di lokasi pembangunan mengatakan dirinya tidak mengetahui sama sekali juknis yang seharusnya di jadikan patokan dari Dinas PU.”Saya cuma disuruh, pak Iwan ( Pemilik proyek) cuma disuruh nunggu orang kerja,”ujarnya

Dari hasil informasi pengumpulan data dan pantauan awak media dilokasi, sebelumya, salah satunya diduga dalam pekerjaan pemasangan batu, tidak ditanam, yang semestinya ditanam minimal 10 cm. Kemudian, bahan baku semen juga terjadi dugaan adukan yang tidak sesuai jukninya, yakni 12 banding 1,  (dua belas pasir  takeran argo dan satu sak semen), hal ini juga diperkuat keterangan menurut para pekerjanya  sendiri, yang namanya enggan untuk di muat, sebut saja inisial (XA), Sabtu 31//8/2019 yang lalu.

  BERSILATURAHMI DENGAN WARGA DAN PEMUDA JAMA'AH MUSHOLLAH AL MUNAWAROH, BINMAS POLSEK TAMBORA

Diketahui, anggaran yang dikucurkan Pemkab Pringsewu melalui Dinas (PUPR) terhadap proyek Irigasi Pekon Giri Tunggal I senilai Rp.1.107.302.240, saat ini diduga kuat dalam pelaksanaanya asal-asalan, karena dalam pengerjaan tidak mengindahkan aturan teknis pengerjaan yang sudah ditentukan.

Untuk diingat kembali bahwa anggaran yang begitu besar di kucurkan pemerintah adalah bersumber dari uang rakyat dan untuk pembangunan serta untuk kesejahteraan bagi rakyat, maka sangat disayangkan, bila dalam pelaksanaan pembangunan  ini, terjadi dugaan pekerjaan yang asal jadi. Untuk itu diharapkan para pihak terkait bisa bisa turun tangan dalam kegiatan ini untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, komentar dari masyarakat pun mulai menjadi pembicaraan yang hangat saat ini. Salah satu warga setempat (JM) mengatakan kualitas untuk proyek ini memang terlihat meragukan.

 “Kami masyarakat pun harus peduli dengan  pelaksanaan pembangunan ini, kami sangat merasa dirugikan dan kecewa jika kualitas pembangunan tidak sesuai mutu bangunan,” ujar nya Senin 02/09/2019.

Dirinya bersama warga merasa kalau proyek ini sangat terlihat asal jadi, dan ini membuat kecewa warga. Menurutnya tehnis pemasangan pandasinya tampak terlihat tidak ditanam yang lebih heran anggaran begitu besar nya, namun kualitas pembangunan diduga sangat diragukan. (NZ_AS/red)

Editor.        : Darmawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here