Beranda LAMPUNG Tanggamus Tanggamus ; Gara gara Ayam Makan Padi di Jemuran Padi Tetangga,...

Tanggamus ; Gara gara Ayam Makan Padi di Jemuran Padi Tetangga, Berakibat Perkelahian dan Menelan Korban 

475
0

Gara gara ayam makan padi di jemuran padi tetangga berakibat perkelahian dan menelan korban 


TANGGAMUS, Lampung.SumselNews.com- Warga Pekon atau Desa Muara Dua Kecamatan Ulu belu Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung dibuat geger dengan adanya peristiwa penganiaan(Pembacokan) yang mengakibatkan meninggal dunia, yang dialami salah satu warga nya, Sabtu 15/09/2018 sekitar Pukul 07.30 WIB.

Asman Hadi (45) warga Dusun Tanjung Indah Desa Muara dua, Kecamatan Ulu Belu, mengalami luka tusuk di sebelah dada kiri sebesar 4 cm dan dalam 10 cm dan Luka tusuk Paha kiri belakang sedalam 5 cm dan lebar 4 cm hingga mengakibatkan meninggal dunia.

Kasmiri (42) yang merupakan warga setempat diduga telah melakukan penganiayaan terhadap korban (Asman) yang juga mengalami luka karena pertikaian yang sebelumnya terjadi, pelaku mengalami luka bacok sebelah kiri kepala mengenai telinga dan mata sepanjang 15 cm dan luka dada sebelah kiri.

Dari informasi yang kami himpun dari berbagai sumber, Kronogis kejadian bermula saat korban menjemur padi didepan rumahnya sekira pukul 07.30 WIB, kemudian datang beberapa ekor ayam milik Sdr Kasmiri (pelaku) dan memakan padi yang dijemur Asian (korban) kemudian ayam tersebut di lempar oleh korban. Karena tidak puas, yang kebetulan rumah mereka berhadap-hadapan kemudian korban mendatangi rumah pelaku hingga terjadi cecok mulut dan hingga perkelahian saling bacok kemudian korban melarikan diri.

Melihat kejadian tersebut salah satu warga melaporkan hal tersebut ke Polsek Pulau Panggung, Kemudian sekira pukul 10.00 WIB, Anggota Polsek Pulau Panggung bersama-sama masyarakat melakukan pencarian dan ditemukan korban dikebun milik Asmidi warga setempat yang berjarak kurang lebih sejauh 2 Km dari TKP dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Kapolsek Pulau Panggung, AKP Budi Harto, SH., juga mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi pasca kejadian tersebut dan menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan.

“Hasil koordinasi semua pihak, telah menyerahkan perkara tersebut kepada kepolisian. Melalui kesempatan ini kami himbau masyarakat untuk tidak terprovokasi pasca peristiwa tersebut,” kata AKP Budi Harto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK., M.Si, Minggu (15/9) pagi.

Sementara itu, saat ini pelaku dirujuk ke RS Mitra Husada Pringsewu untuk penanganan medis. Sementara Barang bukti satu buah golok milik korban diamankan petugas.

Sedangkan korban telah dimakamkan di tanah kelahiran Desa GunungTiga kecamatan Ulu Belum Kabupaten Tanggamus Pukul 15.00 WIB.

Sementara sampai saat ini kondisi di Pekon tempat kejadian terbilang aman dan kondusif setelah jajaran aparat kepolisian Polres Tanggamus dan uspika Melakukan Koordinasi dengan Melakukan Penggalangan terhadap Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Agama agar sama sama menjaga situasi agar tidak berkembang.

Laporan : Mr. Borneo
Editor     : Darmawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here