Beranda LAMPUNG Tiga Takoh Jadi Saksi Ahli Arinal-Nunik di Sidang TSM

Tiga Takoh Jadi Saksi Ahli Arinal-Nunik di Sidang TSM

51
0

Mantan Ketua Bawaslu RI yang pertama Periode 2008-2011 Nur Hidayat Sardini, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Indonesia yang ke-4t periode 2013-2015 Hamdan Zoelva dan Ahli hukum tata negara dan pengamat politik Indonesia Refly Harun. (Foto: Triyadi)

BANDAR LAMPUNG -Tiga tokoh nasional menjadi saksi ahli yang diundang oleh tim kuasa hukum pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung nomor urut 3, Arinal Djunaidi – Chusnunia dalam sidang pelanggaran administrasi terstruktur, sistematis dan masif (TSM) Bawaslu Provinsi Lampung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung di Kantor Sentral Gakkumdu Jalan Jendral Sudirman, Bandar Lampung, Kamis (12/7/2018) malam.

Tokoh tersebut diantaranya Mantan Ketua Bawaslu RI yang pertama Periode 2008-2011 Nur Hidayat Sardini, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Indonesia yang keempat periode 2013-2015 Hamdan Zoelva dan Ahli hukum tata negara dan pengamat politik Indonesia Refly Harun.

Sidang tersebut dipimpin Ketua Bawaslu Lampung sekaligus Ketua Majelis Sidang Fatikhatul Khoiriyah didampingi jajaran komisionernya Iskardo P Panggar dan Adek Arsyari. Turut hadir juga tim kuasa hukum pelapor 1 dari paslon M. Ridho Ficardo – Bachtiar Basri dan pelapor 2 dari paslon Herman HN – Sutono serta tim kuasa hukum terlapor dari Arinal Djunaidi – Chusnunia.
“Dari konfigurasi suara, saya bisa memastikan unsur masif tidak terpenuhi. Masifnya minimal 50%, kalau ada 15 Kabupaten/Kota menangnya hanya 7 Kabupaten/Kota maka unsur masifnya tidak ada. Itu angka psikologi yang disebut dalam perbawaslu,” kata Ahli hukum tata negara dan pengamat politik Indonesia, Refly Harun dalam pemaparanya.(Net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here