Beranda Pesawaran Warga Desa Sriwidari Pertanyakan Program Sertifikat Gratis Tapi Ko Ada Biaya

Warga Desa Sriwidari Pertanyakan Program Sertifikat Gratis Tapi Ko Ada Biaya

60
0

Gambar Net”


LAMPUNG.SUMSELNEWS.COM, PESAWARAN – Diduga pelaksanaan program sertifikat prona di wilayah Desa Sriwidari, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung tidak gratis alias dipugut biaya.

Proses program pembuatan sertifikat prona baru-baru ini warga desa sriwidari dusun 8 mengeluhkan adanya oknum perangkat desa (Rt) setempat meminta uang muka rp 200 ribu kepada warga untuk proses pengajuan pembuatan buku sertifikat prona.

Dikatakan beberapa warga dusun setempat kepada awak media ini bahwa, sekitar satu bulan lalu kami diminta uang sebesar rp200 ribu oleh pak Rt kami yang katanya untuk dana pengajuan pembuatan sertifikat prona, nanti kalau sudah terbit buku sertifikatnya kami nambah rp300 ribu dengan total rp500 ribu/buku sertifikat prona,” ungkap warga yang belum mau disebutkan namanya yang berisial Z.

Z, menambahkan, berpariasi ada yang rp200 ribu dan ada yang rp300 ribu uang muka yang diminta oleh pak Rt kami dusun 8 ini,” pungkasnya.

Senada di ungkapkan salah satu warga desa sriwidari yang berinisial J, Minggu (16/9/219) siang melalui telpon selularnya, program pembuatan sertifikat di desa sriwidari yang kini diketahui ada empat dusun, dusun sriwidari induk, sri mukti, sri molyo dan dusun sri wungu itu sudah di pada bayar warganya. imformasi sementara yang diketahui cara pembatarannya itu bertahap, 50% setelah pengukuran dan 50% setelah jadi sertifikat. tapi saat ini saya sendiri belum ikut, dan tolong untuk nama saya disembunyikan ya mas,” katanya singkat.

Sementara kades desa sriwidari di hubungi melalui via telpon selulernya oleh tim awak media ini, Minggu (16/9/2018) dini hari juga tidak di angkat, walaupun dalam keadaan aktif.(081379179XXX).

Laporan: (Zainal/Sulis)
Editor: (Ahmad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here